Disaat mata ini mejadi tidak mau melihat lagi dan tidak perduli karena kekecewaan ini terlalu dalam,Kau jiwa mengatakan mencacai maki hingga menembus jantung dan menghilangkan segala rasa,Bukan yang pertama ini terjadi tapi berulang kali menyakiti jiwa dan hati kemudia engkau berkata dan memohon untuk kembali,Tapi kali ini jiwa hanya diam dan tak ada kata yang mampu jiwa katakan,Sungguh laksana cermin yang telah pecah dan bila direkatkan kembali sudah tidak sempurna lagi.Kini jiwa lenyap bagai debu dan jiwa berlari dipelukan hati yang membuat jiwa lebih damai dan tenang karena mengerti keadaan ini,Sungguh wahai Sang Paduka jiwa mu telah menyentuh hati ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar