Senin, 15 Oktober 2012

Pohon

Pohon Berbuah dan berbunga tapi jiwa tidak menyentuh sedikitpun walau buah jatuh ketanah mata ini hanya memandang, tidak ada kekuatan untuk mengapai ketika semua telah membusuk dan hancur dimata jiwa membuat segala perasaan menjadi berhenti disaat ini, Sungguh kelemahan jiwa muncul dan kekuatan hanya mampu diam dan menatap . Tidak ada guna mencaci maki pohon yang sejatinya tidak memberikan keindahan jiwa, Kini kaki berjalan kearah yang berbeda dan menjauh sangat jauh lalu berhenti ditingkat puncak tertinggi tanpa ada pohon dan yang ada hanyalah kenikmatan mata memandang langit dan kini telah turun hujan dihati tidak dapat dihentikan dengan kata tapi membutuhkan waktu dan masa disaat langit dihati dan kebahagiaan berubah menjadi hujan dihati. ✿ ◠ ‿ ◠ ✿

Tidak ada komentar:

Posting Komentar